Chaos, Bukti Keunikan Alam Semesta

Oleh: Siti Utari Rahayu

Chaos-Keindahan dalam ketidakteraturan

Chaos, sebuah kata yang sering diartikan sebagai suatu keadaan yang kacau, tidak beraturan, dan acak(kehadirannya tidak dapat diprediksi). Namun, beberapa ilmuwan berpendapat bahwa chaos itu merupakan suatu ketidakteraturan yang teratur1. Dalam pengertian ini chaos malah menunjukkan suatu keteraturan yang sebenarnya. Dimana beberapa keadaan yang tampaknya tidak saling berhubungan(acak) ternyata membentuk suatu pola dan jika pola tersebut diamati maka akan terdapat perulangan dalam pola tersebut.

Selanjutnya hal yang akan dibahas adalah bagaimana karakteristik dari sistem yang bersifat chaos tersebut. Karakteristik utama dalam sistem chaos ini adalah sifatnya yang sangat sensitif terhadap kondisi awal. James S. Walker1 mengandaikan ini sebagai sebuah pena yang diberdirikan tegak. Dimana keadaan pena itu sangat sensitif, bahkan suara buku jatuh pun dapat membuat pena itu keluar dari posisi seimbangnya. Itu artinya perubahan atau perbedaan sedikit saja pada kondisi awal membuat sistem ini menjadi berubah dan terus berubah dan menghasilkan hasil akhir yang berbeda. Hal ini juga-lah yang mengakibatkan sistem yang bersifat chaos ini disinyalir tidak dapat diprediksi.

Lalu, sistem sekompleks apakah yang dapat memiliki sifat chaos ini? Dan jawaban dari pertanyaan itu mungkin akan sedikit mengejutkan, karena ternyata sistem yang sangat sederhana sekalipun dapat memiliki sifat chaos ini. Katakanlah sebuah sistem sederhana yang terdiri dari sebuah batu yang digantungkan pada seutas tali atau sering disebut sebagai bandul sederhana. Bandul seperti ini dapat dilihat misalnya pada jam bandul.

Pada dasarnya sistem ini dapat bergerak jika adanya gaya pengendali dari luar sistem atau sering disebut sebagai gaya pengendali eksternal dan sistem dapat berhenti jika ada gaya redaman yang menghentikan gaya pengendali eksternal, misalnya gaya gesek dengan udara. Untuk kasus normal, bandul akan berhenti seiring dengan waktu karena adanya gesekan dengan udara. Namun, bandul dapat dipertahankan terus bergerak dengan menggunakan mekanisma pengendalian tertentu, misalnya dengan magnet untuk jam bandul atau pada bandul Foucault. Untuk bandul yang tidak mengalami redaman dan dipertahankan gerakannya dikatakan sebagai bandul yang periodik atau teratur. Bandul sederhana ini dapat menunjukkan perilaku chaos ketika gaya pengendali eksternal yang diberikan terlalu besar sehingga gerakkannya tidak beraturan dan periodenya menjadi banyak.

Karakteristik lain dari sistem yang bersifat chaos adalah sifatnya yang tidak dapat diprediksi karena sedikit saja terjadi perubahan kondisi awal, maka perubahan itu akan membesar, menyebabkan hilangnya syarat awal yang pada akhirnya membawa sistem kepada kondisi lain yang berbeda.

Pemahaman dari keadaan chaos ini dalam kehidupan adalah bahwasanya tak ada kejadian dalam hidup ini yang sia-sia. Setiap detik dari kehidupan ini sangat berharga, kejadian sekecil apapun akan menentukan kejadian yang akan datang.

Referensi: 1-James S. Walker, Chaos: Ketidakteraturan yang Teratur, Essay.

 

Tag:, , , , , , , ,

About sitiutarirahayu

I am a muslim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: