Coba Tebak! Komputer apa yang tercepat di dunia?!!

Mungkin ada sebagian orang yang sudah mengetahui jawabannya, saya sendiri pun pada mulanya menduga bahwa jawabannya adalah prosesor terbaru keluaran Intel. Tetapi ternyata jawaban yang saya dapatkan adalah sangat mengejutkan. Demi membaca jawabannya, saya menjadi merasa malu. Adapun ringkasan ini saya dapatkan dari buku kumpulan pertanyaan howstuffworks.com, “Berapakah Berat Bumi” karya Marshall Brain, 2003.

 

Komputer yang saya gunakan dalam menulis artikel ini memiliki prosesor intel core 2 duo,  kecepatannya sekitar… dan dengan kecepatan tersebut saya dapat menyelesaikan berbagai artikel dan membagikannya kepada seluruh orang di dunia, pekerjaan numerik dan penyelesaian fisika yang saya kerjakan pun menjadi lebih gampang. Kalau dahulu pernah saya dengar berita bahwa anggota DPR ada yang meminta laptop per-anggota untuk membantu pekerjaan mereka, mungkin ada benarnya (jika laptop itu dibeli dengan uang mereka sendiri).

 

Nyatanya komputer  tercepat di dunia dimiliki semua orang, dari presiden sampai pengemis di jalanan. Ya, komputer itu adalah otak manusia. Kesepakatan awalnya begini saja, siapakah yang menemukan dan memproduksi komputer? Ya, manusia dengan mempergunakan otaknya. Jadi, manakah yang lebih cepat kerjanya, yang dibuat atau yang membuat? Si pembuat tentunya harus memiliki kecepatan yang tinggi dalam penanganan semua masalah sehingga dapat menyelesaikan suatu karya, disamping harus bernafas, melihat, berbicara, mendengarkan dan mengontrol tubuh dalam mengeluarkan tenaga. Otak lebih cepat tanggap terhadap segala sensor (indera) dari pada prosesor yang harus diprogram dahulu dalam merespon suatu sensor.

 

Kesepakatan ilmiahnya begini, otak kita terdiri dari kira-kira 1 trilyun sel dengan 100 trilyun hubungan antar sel tersebut, dengan hubungan ini dapat dikatakan bahwa otak kita dapat menangani 10 quadrilyun perdetik (berapa tuh??!!) dan kapasitas otak juga tak berhingga karena semakin sering hubungan antar sel dilakukan maka semakin banyak cabang yang terbentuk dan hubungan baru terbentuk.

 

Dan tidak ada satu pun manusia yang dapat membuat otak bahkan bagian yang sekecil-kecilnya!! Maka, masihkah kita sanggup mendurhakai Tuhan??

 

(Utarie-referensi: Brain, 2003)

About sitiutarirahayu

I am a muslim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: