Keajaiban Sarang Lebah

“Dan Tuhan-mu mewahyukan kepada lebah, “ Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di temapt yang dibuat manusia.”(Q.S.An-Nahl:68)

Setelah membaca ayat di atas, saya sebenarnya belum berpikiran apa-apa, belum memaknai apa-apa, yang saya tahu bahwa memang benar kalau madu yang keluar dari perut lebah itu sangat baik untuk kesehatan. Tetapi,setelah saya kuliah di jurusan Fisika Instrumentasi, saya mempelajari tentang komunikasi seluler yang dimana bentuk sel-sel area yang diliputi satu RBS (Radio Base Station)  itu adalah berupa heksagonal atau bentuk sarang tawon. Selain itu pula, teknologi sel surya sekarang juga dibuat struktur permukaannya menyerupai sarang tawon agar efisiensinya meningkat. Lalu, saya pun jadi mengerti makna dari ayat di atas, ternyata struktur sarang tawon itu banyak sekali manfaatnya jika dikaji dan dipelajari. Dan ini juga membuktikan kebenaran Al-Qur’an sebagai kitab suci yang datangnya benar-benar dari Sang Maha Pencipta.

Selanjutnya saya akan menjelaskan sedikit tentang teknologi seluler yang telah saya sebutkan di atas.

Teknologi Seluler

Teknologi komunikasi telepon bergerak pada awalnya menggunakan teknologi large zone (sistem konvensional), dimana satu stasiun mencakup wilayah beradius 40 km, tetapi sistem ini memiliki banyak kekurangan, salah satunya area layanan ini dibatasi oleh kelengkungan bumi. Oleh karena itu daya yang dipancarkan harus besar dan antena harus tinggi.

Karena kekurangan inilah muncul sistem baru yaitu multizone atau yang lebih dikenal sebagai sistem seluler, dimana daerah pelayanan dibagi menjadi area-area yang kecil yang disebut sel, di setiap sel ini terdapat RBS (Radio Base Station).

Bentuk dari sel-sel ini berupa heksagonal (sarang lebah) yang saling berangkaian yang secara geografis menyelimuti sebuah wilayah. seperti pada gambar berikut:

Sel Heksagonal

Sebenarnya ada juga bentuk sel lain yaitu berbentuk bujur sangkar, tetapi bentuk sel heksagonal lebih banyak digunakan.

Teknologi Sel Surya

Salah satu sumber kehilangan cahaya yang berkontribusi terhadap penurunan efisiensi yang cukup signifikan pada sel surya adalah pemantulan. Kehilangan energi akibat refleksi cahaya datang ini dapat diatasi dengan memodifikasi tekstur permukaan sel surya. Prinsipnya adalah bagaimana agar cahaya yang datang dipantulkan berkali-kali sehingga memperbesar kesempatan foton (partikel cahaya) untuk masuk ke dalam material tersebut.

Salah satu metoda yang sering  dilakukan untuk teksturisasi permukaan antara lain dengan teknik dry etching menggunakan gas klorin trifluoride (ClF3). Beberapa keuntungan dari teknik ini yaitu dapat dilakukan pada suhu ruang, mudah dikontrol, tidak menyebabkan kerusakan pada substrat serta relatif ramah lingkungan. Dalam 10 tahun terakhir ini, gas ClF3 juga telah banyak digunakan dalam pembersihan aparatus CVD (Chemical Vapor Deposition) yang terkait dengan material silikon.

Hasil dari proses ini adalah substrat dengan tekstur permukaan menyerupai tekstur permukaan sarang tawon seperti ditunjukkan dari hasil SEM (Scanning Electron Microscopy) pada berikut.

Gambar Tekstur Permukaan Sel Surya setelah proses dry etching

Dengan menggunakan pengukuran spektrometer, didapati bahwa permukaan tekstur sarang tawon ini ternyata mengurangi reflektansi secara signifikan dibanding tekstur permukaan rata.

Dari teknologi-teknologi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur heksagonal atau sarang tawon mempunyai efisiensi tempat yang cukup luas. Secara matematikanya bagaimana ya? Wah, saya kurang tahu. Mungkin ada lagi pengetahuan dibalik struktur ini. Dari sini juga dapat ditarik kesimpulan bahwa tak ada satu pun ciptaan Allah yang tak mengandung arti. Subhanallah!

About sitiutarirahayu

I am a muslim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: