Semangka Seharga 5 Tahun Penjara

Siapa yang tak kenal dengan buah semangka, buah berair dengan daging buah berwarna merah itu merupakan salah satu buah yang banyak beredar di pasar, baik pasar tradisional maupun supermarket. Harga buah ini sebenarnya tidak terlalu mahal, tetapi ternyata di Kediri ada buah semangka yang berharga senilai 5 tahun penjara.
Pembelinya adalah dua orang warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Basar dan Kholil, mereka ditetapkan menjadi terdakwa dalam kasus pencurian sebuah semangka di kebun milik tetangga mereka bernama Darwati. Meski sudah berupaya menempuh jalur damai, proses hukum tidak dapat dihentikan dan mereka tetap disidangkan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Hal ini tentu saja memunculkan sebuah kebingungan besar. Di satu sisi memang mencuri sekecil apapun tetap saja mencuri, berdosa. Tetapi di sisi lain pencurian yang dilakukan hanya berupa sebuah semangka saja, tak lebih tak kurang. Dan sepertinya sangat berlebihan sekali bila masalah ini dibesar-besarkan. Yang sebenarnya masalah ini bisa dimaafkan saja, dan diganti dengan semangka lain, atau 10 semangka mungkin sudah mencukupi, tidak sampai 5 tahun penjara. 5 tahun itu bukan waktu yang sedikit, dengan waktu itu bisa dihasilkan semangka-semangka lain yang banyak.
Dan anehnya lagi, pencuri satu semangka saja ditahan 5 tahun penjara, bagaimana dengan para koruptor yang mencuri bermilyar-milyar rupiah ( kalau dihitung dengan semangka mungkin sudah berjuta-juta buah semangka)? Mereka dapat bebas dan tetap menghirup udara segar, atau paling ditahan 3 bulan, itupun di tempat yang nyaman.
Jumat kemarin, keluarga Basar (40), salah seorang terdakwa pencurian sebuah semangka, sempat menjadi korban penipuan oleh aparat kepolisian, membuat korps baju coklat tersebut gerah. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, mereka menemukan fakta, pelaku pemerasan tersebut dilakukan seorang oknum anggota TNI AD.

Hal ini disampaikan Kapolsek Mojoroto, Kediri, AKP Budi Nariyanto, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Jumat (27/11/2009).

Dari hasil penyelidikan jajarannya, Budi menegaskan tidak terdapat anggotanya yang bermain-main dalam penipuan terhadap keluarga Basar.

“Setelah semalam sampeyan telepon, saya langsung minta anggota cek ke lapangan. Saya berani katakan, tidak ada seorang pun anggota saya yang melakukan penipuan itu,” tegas Budi.

Budi menambahkan, jajarannya justru menemukan bukti jika pelaku penipuan tersebut adalah oknum TNI, yang diketahui merupakan anggota keluarga Basar.

“Katanya namanya Sugeng dan tugasnya di Surabaya. Dia itu masih anggota keluarga si Basar itu dan saya nggak tahu apa maksudnya. Apa dia berusaha jadi markus (makelar kasus) atau bagaimana saya nggak jelas motifnya,” imbuhnya.

Dari temuannya tersebut, Budi mengaku akan mencoba memprosesnya. Selain berusaha menekan praktek markus, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membersihkan citra kepolisian.

“Anggota masih mencoba mencarinya dan akan menanyaninya apa sebenarnya yang menjadikannya melakukan penipuan. Kami tidak ingin dengan kabar ini masyarakat semakin mencap kami buruk, karena justru dalam kasus ini kami sudah berupaya mendamaikan tersangka dan korban,” papar Budi.

Diberitakan sebelumnya, Kamsiah, mertua Basar sempat mengatakan jika keluarganya telah membayarkan uang Rp 1 juta kepada oknum anggota kepolisian, dengan janji Basar akan dibebaskan. Namun sayang, setelah uang diberikan, Basar tidak dibebaskan dan kasusnya tetap diproses sampai akhirnya disidangkan.

Dan Sabtu ini, Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri siap memberikan penangguhan penahanan bagi keduanya.
Sungguh membingungkan (rie-disunting dari detik.com)

About sitiutarirahayu

I am a muslim

One response to “Semangka Seharga 5 Tahun Penjara”

  1. Cara Membuat Blog says :

    Negeri ini memang selalu penuh ironi. Salah satu contoh terbaru adalah bagaimana para ‘pencuri’ kelas teri mendapat hukuman yang kurang setimpal dengan perbuatannya. Sangat berbanding terbalik dengan apa yang dialami oleh para pencuri ‘koruptor’ kelas kakap yang banyak menghilangkan miliaran uang rakyat.
    Sungguh sebuah fakta yang menyesakan dada. Mudah-mudahan di kemudian hari hal seperti tidak terjadi lagi. Hukuman harus diberikan dengan seadil-adilnya, sesuai dengan beratnya kesalahan yang dilakukan.
    Cara Membuat Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: