Desain Riset (Research Design)

Merupakan kerangka dasar dalam pelaksanaan kegiatan penelitian, atau dengan perkataan lain adalah sebagai suatu gambaran awal dari bentuk penelitian yang sesungguhnya.

 

Disini perlu diketahui kegiatan awal penelitian sampai kegiatan akhir penelitian, yaitu:

 

  1. Penentuan Judul.

Judul dapat diperoleh dari mahasiswa sendiri(Dapat diperoleh dari pemahaman di bangku kuliah ataupun dari pelangalaman kerja). Kenyataannya jika mahasiswa fisika terlalu mendasari penelitiannya pada  benda-benda mati, seperti elektron, muon, ataupun material-material lain, maka hal itu memang akan memerlukan biaya yang banyak. Tetapi jika penelitian tersebut berupa problem sosial yang dikaitkan dengan gejala-gejala fisika (misalnya temperatur, gravitasi, kelembapan, kecepatan angin, sinar matahari; yang kesemuanya menunjukkan performance makhluk hidup) maka hal ini tentunya dapat menghasilkan sebuah penelitian minim biaya dengan manfaat yang besar sekali(Contonya saja  ekonofisika).

 

Dengan mengingat tridharma perguruan tinggi (Pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat). Dalam point penelitian itulah, perguruan tinggi memberikan dana dan dorongan bagi para dosen ataupun mahasiswa yang ingin meneliti.

 

Peranan dosen sebagai pembimbing mahasiswa adalah sebagai pematul bagi ide para mahasiswa, artinya ide berasal dari mahasiswa itu sendiri dan dosen hanya memberikan arahan-arahan, tidak keseluruhannya diberikan oleh dosen.

  1. Studi Literatur. Literatur dapat diperoleh dari website, dosen, buku. Yang sering kali terjadi adalah kesalahan penulsan daftar pustaka. Penulisan daftar pustaka yang benar untuk literatur dari website, yaitu:

http://www.dikti.or.id/beasiswa diunduh tanggal…

  1. Desain Penelitian. penelitian harus didesain dengan merujuk kepada waktu, biaya, dan tenaga yang dimiliki peneliti.
  2. Perumusan Masalah. Agar penelitian yang dilakukan hasilnya maksimal maka peneliti tersebut seharusnya memperhatikan hal-hal berikut:
  • Menekuni/meminati bidang masalah
  • Penelitian dapat dilaksanakan dengan baik
  • Terdapat faktor pendukung penelitian
  • Hasil penelitian bermanfaat

 

Contoh Untuk Proposal Penelitian

Masalah:

  • Sulitnya mendapat air minum di pesisir pantai akibat kadar air laut yang meningkat
  • Perangkat-perangkat mobil/ sepeda motor yang terkena air menjadi mudah berkarat

Hipotesa:

Kadar air laut meningkat di sekitar pantai(hipotesa itu harus berupa statement atau pernyataan)

Judul:

  • “ Laju Intrusi Air Laut di Sekitar…”
  • “ Pemetaan/Countour Keadaan Intrusi Air Laut di…”

 

Tujuan:

  • Mengetahui Laju Intrusi Air laut
  • Mengukur Konsentrasi Air Laut terhadap variasi jarak/lokasi
  • Memetakan Intrusi/ Pencemaran Air Laut

Manfaat:

Menjadi salah satu sumber informasi untuk mengatasi masalah masyarakat berkaitan dengan air

Dasar Teori: yang berkaiatan dengan penelitian

Desain Riset: Sampel air laut yang

Berisi air laut yang diukur konduktivitasnya (σ) dan             konsentrasinya(C). Masing2 beberapa sampel, misalnya C1, σ1;C2, σ2;C3, σ3.

Dan untuk jarak r1, r2, r3 di pantai diukur juga C dan σ, sehingga diperoleh grafik σ Vs C dengan slope

Δσ/ΔC = a dan

σ = aC+b.

Tugas: Buat proposal dan presentasikan.

 

About sitiutarirahayu

I am a muslim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: