Cara Belajar Efektif

Cara Belajar Efektif

Mungkin sebagian dari kita menganggap bahwa belajar itu membosankan, bahkan bila mendengar kata ‘belajar’ saja sebagian orang sudah malas. Banyak orang mengira bahwa belajar itu hanya sekedar menulis, membaca, berhitung dan menghafal. Padahal sebenarnya lingkup dari belajar tidak hanya itu, jika kita pergi ke suatu tempat dan memperhatikan tempat tersebut dari segi budaya, dari segi karakter-karakter orangnya, atau dari segi keadaan lngkungan alamnya, itu sudah termasuk belajar. Dan keseluruhan hidup kita juga termasuk belajar, dari hidup kita belajar mengenal Tuhan, dengan memandang alamnya, dan kita belajar untuk lebih mengerti orang lain untuk dapat bersosialisasi dengan baik. Jadi, Tak ada yang perlu ditakutkan dari kata ’ belajar’ karena itu semua untuk kesuksesan hidup kita juga.

Dan bagi mahasiswa sendiri pastinya harus belajar untuk menguasai bidang ilmu yang sedang dipelajarinya dan mengamalkannya atau minimal untuk mendapatkan nilai yang baik dan mencapai gelar sarjana dengan nilai terbaik. Jadi, belajar yang bagaimanakah yang bisa menghasilkan ekspektasi-ekspektasi tersebut? Berikut ini ada beberapa langkah untuk dapat belajar dengan efektif.

  1. Berdoa sebelum belajar.
  2. Buat peta belajar saat kuliah. Peta belajar itu mencakup apa-apa saja pokok-pokok materi yang dipelajari dan diberikan oleh dosen. Peta belajar dapat berupa catatan-catatn kecil di diktat kuliah atau pun di buku catatan.
  3. Karena ingatan hilang sebanyak 70% setelah 24 jam, maka sebaiknya buat catatan segera setelah selesai kuliah.
  4. Tambahi catatan dari dosen dengan bahan kuliah yang relevan, yang bisa kita peroleh dari media internet, atau buku-buku di perpustakaan.
  5. Belajar dengan mengambil jeda, karena otak manusia biasanya mengingat dengan prinsip AAT (Awal Akhir Tengah) jadi dengan memperbanyak jeda belajar berarti meningkatkan jumlah materi yang dapat diingat otak.
  6. Sebelum tidur hendaknya membuat point-point penting yang telah kita pelajari di secarik kertas, sebagai latihan mengingat atau dapat juga dpergunakan ketika mengulang pelajaran saat hendak ujian (Tapi bukan untuk kopekan)
  7. Tidur. Pada saat kita tidur, memori yang telah diisi dengan materi pelajaran diendapkan.
  8. Ulangi pelajaran 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 6 bulan, Selama 10-15 menit saja. Hal ini dilakukan untuk menguatkan memori.
  9. Karena tubuh manusia memiliki batas-batas kesehatan tertentu, maka jangan terlalu melampaui batas dalam melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk mendapat istirahat yang cukup.

10.  Memakan makanan yang bergizi. Makanan yang bergizi tidak harus   mahal. Dan bagi anak kos, dengan sedikit manajemen waktu yang baik dapat memasak makanan sendiri yang dapat dilihat pada kategori ‘Resep Masakan’. (Untuk tips manajemen waktu akan diposting pada artikel berikutnya)

11.  Apa jadinya kalau Bruce Lee hanya membaca dan menghafal buku kungfu. Jadi, sebaiknya ilmu yang diperoleh kita amalkan.

12.  Perlu diingat bahwa ilmu yang kita peroleh dari: 20% dari apa yang kita dengar, 30% dari apa yang kita baca, 40% dari apa yang kita amati, 50% dari apa yang kita katakan, 60% dari apa yang kita kerjakan, dan 90% dari apa yang kita dengar, baca, amati, katakan dan kerjakan.

Seperti kata pepatah bahwa ‘aku adalah apa yang aku pikirkan’, jadi jika kita berpikir bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu maka memang benar kita tidak akan dapat melakukannya. Jadi, berhasil atau tidaknya belajar kita, itu kita sendiri yang menentukan, tips-tips ini hanya sebagai pengingat dan pemotivasi belajar saja.

About sitiutarirahayu

I am a muslim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: